Dengar Keluhan Masyarakat Terdampak SUTET 275kV
BAP DPD Minta Kepolisian Teruskan Pemeriksaan

By Ebi 14 Feb 2019, 01:21:02 WIBPemerintahan

Dengar Keluhan Masyarakat Terdampak SUTET 275kV

Keterangan Gambar : Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendengarkan keluhan masyarakat yang resah akibat pembangunan jaringan transmisi SUTT/SUTET 150 kV dan 275 kV (Pangkalan Brandan-Binjai) dalam Rapat Kerja BAP DPD RI di Sumut yang digelar di Kantor Gubsu, Rabu (13/2).


INTIPOS.COM | MEDAN - Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendengarkan keluhan masyarakat yang resah akibat pembangunan jaringan transmisi SUTT/SUTET 150 kV dan 275 kV (Pangkalan Brandan-Binjai) dalam Rapat Kerja BAP DPD RI di Sumut yang digelar di Kantor Gubsu, Rabu (13/2).

Dalam rapat tersebut, BAP DPD RI menghadirkan perwakilan masyarakat dari seluruh desa yang terdampak pembangunan tersebut, kemudian PT PLN (Persero) UIP Sumbagut, Gubsu yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Elisa Marbun. Selanjutnya hadir juga dari Inspektorat, Kejatisu, Polres Langkat, Ombudsman dan lainnya.

Dari rapat tersebut, mewakili masyarakat, Suhaimi Akbar mengatakan dalam proses pembayaran kompensasi pembangunan SUTET 275 kV, sebagian masyarakat dipotong oleh oknum tertentu dari DKI Jakarta dengan besaran 30-40% dari kompensasi yang mereka terima. Bukan hanya itu, pada pembangunan yang 175 kV, mereka juga tidak menerima kompensasi. “Setelah masyarakat menerima uang dari PLN. Kemudian oknum itu meminta uang kepada masyarakat. Masing-masing desa orangnya beda-beda,” katanya.

Sementara General Manager UIP Jaringan Sumbagut PLN, Oktavianus Padudung mengatakan, bahwa PLN saat itu telah menjalankan tugasnya. Artinya pelaksanaan pembayaran kompensasi sudah dilakukan dengan cara transfer ke rekening pemilik tanah langsung. Bukan hanya itu pendataan di lapangan juga telah melibatkan pemilik lahan, staf camat dan desa. “Kita tidak ada mengundang pihak lain. Kita juga tidak tahu ada pemotongan-pemotongan itu,” ujarnya. 

Mengenai kompensasi untuk pembangunan yang 175 kV, ia menyebutkan bahwa proses pembangunannya sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 1992. Artinya saat itu belum ada peraturan yang mengatur mengenai kompensasi tersebut. Kepmen ESDM No 975.K/47/MPE/1999 sendiri ada di tahun 1999. “Peraturan ini juga tidak bisa berlaku surut,” katanya.

Melihat permasalahan-permasalahan tersebut, maka dari pertemuan itu BAP DPD RI menyepakati bahwa permasalahan ganti rugi dan kompensasi yang belum dibayarkan kepada masyarakat kemungkinan masih dapat diupayakan penyelesaiannya melalui musyawarah. Hal ini juga sesuai arahan dari pihak Kejatisu dalam forum tersebut.

“Terdapat perbedaan persepsi  terhadap kompensasi atas tanah yang dimaksud dalam Kepmen ESDM Nomor 975 itu. BAP DPD akan melakukan kajian terhadap itu,” ujar Ahmad Nawardi, anggota BAP DPD asal Jawa Timur yang memimpin rapat tersebut. 

Terkait permasalahan pemotongan uang ganti rugi kompensasi kepada masyarakat, BAP DPD meminta agar pihak kepolisian terus mengusut kasus ini dan melanjutkan prosesnya secara hukum. DPD RI akan terus berkoordinasi atas permasalahan yang dijumpai, terutama dalam menghadirkan pihak oknum Jakarta. 

“Pihak oknum Jakarta sendiri sebenarnya sudah kita undang untuk hadir dalam rapat ini. Hanya saja mereka tidak hadir. Dan kita mendukung upaya Polres Langkat yang katanya sudah melakukan pemeriksaan terhadap oknum Jakarta,” sebut Nawardi.

Turut hadir juga dalam rapat itu, anggota DPD RI asal Sumut, Prof Darmayanti. Anggota BAP DPD lainnya yakni Mamberob Y Rumakiek, Badikenita Sitepu, Fahira Idris, Carles Simaremare, Ghazali Abbas Adan, Wa Ode Hamsinah Bolu, dan Haripinto Tanuwidjaja. (Rel)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • KelArrazy

    Levitra On Line Kamagra 100mg Marsiglia <a href=http://cpsmeds.com>cialis</a> ...

    View Article
  • KennethKed

    [url=http://buylexapro.ooo/]order lexapro online[/url] ...

    View Article
  • online pharmacies canada

    <a href="http://canadianonlinepharmacycl.com/">h ighest rated canadian ...

    View Article
  • online pharmacy no prescription

    <a href="http://canadianonlinepharmacycl.com/">l egitimate online ...

    View Article