Jadikan Tempat Transaksi Sabu, Rumah “Peyek” Digrebek Polisi

By Amy 08 Feb 2020, 22:06:13 WIBKriminal

Jadikan Tempat Transaksi Sabu, Rumah “Peyek” Digrebek Polisi

Keterangan Gambar :


Intipos.com | Serdang Bedagai- Sering dijadikan lapak untuk Transaksi Narkoba rumah Abdul Rahman Purba alias Peyek (32) di Gang Becek Dusun IV, Desa Martebing, Kecamatam Dolok Masihul, Serdang Bedagai, digrebek Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul, Kamis (06/02/2020) sekira pukul 13.30 WIB.

Turut diamankan bersama Peyek, M Ishan Nasution Alias Isan (23) warga Dusun III Pondok Seberang, Desa Martebing, Kec. Dolok Masihul, Sergai.

Dari penggerebekan yang disaksikan Kepala Dusun IV Desa Martebing Saipul (43) Petugas menemukan barang bukti 5 (lima) buah plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 4,24 Gram di rumah peyek. 

Saat diintrogasi oleh petugas Bapak tiga anak itu (Peyek), mengaku mendapat barang haram tersebut dari Medan dan sudah dua bulan lamanya menjalankan bisnis haram tersebut. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang saat di konfirmasi via selulernya, Sabtu (08/02/2020), mengatakan penggerebekan dilakukan atas laporan dari masyarakat yang resah karna ulah pelaku yang kerap menjual narkoba kepada masyarakat sekitar.

“Atas laporan masyarakat kita lakukan penggerebekan dirumah terduga penjual narkoba tersebut bersama perangkat desa dan menemukan barang bukti narkoba dan setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka Peyek, dilakukan interogasi bahwa barang haram tersebut didapatnya dari seseorang yang bernama Ijul warga Simpang Kantor Medan,” ucap mantan Kapolres Batubara tersebut. 

"Kemudian Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul bergerak menuju medan untuk melakukan pengembangan namun Ijul tidak berada dirumahnya dan berusaha di hubungi namun handphonenya tidak aktif," kata Kapolres Robin. 

“Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti 5 paket sabu sudah diamankan di Satuan Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya, Pelaku melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Subs Pasal 127 Ayat (1) dari Undang-undang RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun Penjara,” ungkap AKBP Robin.(AS/Intipos)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Online Support (Chat)

Yudi Pratama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Silahkan lakukan penilaian untuk informasi yang kami sajikan
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup Baik
  Kurang
  Buruk

Komentar Terakhir

  • canadian pharmacies

    http://canadianonlinepharmacyoffer.com/ ...

    View Article
  • canadian online pharmacies

    http://canadianonlinepharmacyoffer.com/ ...

    View Article
  • canadian online pharmacies

    http://canadianonlinepharmacyoffer.com/ ...

    View Article
  • online pharmacy canada

    http://canadianonlinepharmacyoffer.com/ ...

    View Article