Saepudin, S.HI, SH, MH Desak Poltabes Palembang Segera Tangkap Pelaku Pengeroyok Wartawan

By Abdi Aryansyah 10 Nov 2019, 19:48:40 WIBSumatera Selatan

Saepudin, S.HI, SH, MH Desak Poltabes Palembang Segera Tangkap Pelaku Pengeroyok Wartawan

Keterangan Gambar : Penasehat Hukum media online, Acep Saepudin, S.HI, SH, MH


Intipos.com | Palembang - Penasehat Hukum media online, Acep Saepudin, S.HI, SH, MH terus mendesak terkait tindak kriminalitas pengeroyokan terhadap wartawannya yang bertugas diwilayah Palembang Sumayera Selatan pada Kamis (7/11/19) lalu. 

Kepada wartawan via rilis whatsApp, dirinya meminta kepada Kapolrestabes Palembang agar kasus ini disikapi dengan serius dan para pelakunya segera ditangkap. "Kami minta Polri khususnya Polrestabes Palembang yang menangani kasus pengeroyokan ini dapat segera mengusut tuntas "ujarnya tegas. 

Sebagai Penasehat dikantor Pusat (Jakarta &Tangerang Red) akan selalu memantau dan mengawal kinerja Kepolisian khususnya Polrestabes Palembang untuk mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan. Karena Media dan Masyarakat juga ingin tau perkembangan kasusnya dan apa motif si pelaku dan berita ini sudah Viral, lanjut pemilik Kantor Advokat Acep Saepudin & Partners Law Firm Itu.

Terkait peristiwa yang wartawan dimedianya pasal yang dapat menjerat pelaku, Acep dengan lugas mengatakan peristiwa ini sudah termasuk penganiyaan berat. "Kejadian Ini sudah mengakibatkan korban menderita luka berat, para pelaku bisa di jerat  Pasal 170 KUHP ayat (2) Ke-2 dengan ancaman 9 Tahun penjara", bebernya.

Viral dalam pemberitaan atas peristiwa pengeroyokan yang menimpa wartawan media online bermula ketika korban Mayedi dan istri  berboncengan sepeda motor menuju rumahnya sehabis berpergian. Saat melintas dijalan KI Merogan Lorong Seri 2 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang, tiba-tiba kendaraanya dihadang oleh 3 orang pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

Tanpa tanya lagi, ke-3 pelaku langsung menyerang korban (Mayedi,red) secara membabi buta. Isteri korban yang saat itu melihat suaminya menjadi bulan-bulanan oleh ketiga pelaku, langsung berteriak histeris yang membuat warga disekitar lokasi kejadian bermunculan hingga ketiga pelaku kabur.

Naas korban Mayedi sudah terlanjur babak belur dengan beberapa luka bekas senjata tajam dan benda tumpul disekujur tubuhnya.

Dikatakan Acep dalam percakapanya dengan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH dikatakan peristiwa ini sedang dalam tahap penyidikan. "Berkasnya masih dalam pemeriksaan penyidik dan kini sedang dilengkapi", jelasnya. (waluyo)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook